Siapa yang suka maen game ? Atau siapa yang pernah maen game ? Saya yakin kita semua pernah, kalo belum saya bakal bilang 'masa kecilmu kurang bahagia kawan' 😝
Nah, kalo kita maen game itu, pasti ada dong yah yang namanya 'naik level'. Ga berbeda jauh juga dengan sekolah, pekerjaan, semua ada tingkatan atau pangkatnya. Dan begitu juga halnya dengan mengikut Tuhan, kawan2.
Saya rasa saya ga ga perlu ngebahas lg kenapa kehidupan anak Tuhan itu ga mulus2 aja atau kenapa kehidupan anak Tuhan itu banyak rintangan dan badai, jawaban intinya adalah karena Tuhan ga mau anakNya jadi anak gampangan, anak yg lenje2, anak Tuhan itu harus kuat, spt rajawali yg terbang dalam badai, rajawali bahkan menikmati untuk terbang dalam badai karena dalam badai lah dia bisa terbang lebih tinggi dan tinggi lagi 🦅
Yesaya 40:31b"Mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah"
Bukan kaya ayam kampung, ayam yg serangan jantung mulu 😬
Nah yang sy mau sharing dengan temen2 kali ini adalah naik level *udahtaukali*. Iyaa, ikut Tuhan itu juga mesti naik level, naik, naik dan terus naik. Jangan mampet, jangan tahan kelas. Siapa sih yg mau tahan kelas ? Siapa sih yg gamau naik pangkat ? Semua pasti mau, tapi ga semua bisa. Kenapa ? Jawabannya dibawah, lanjut baca aja yuk 😆
Kalo mau naik kelas itu pasti ada ujiannya, ya kan ? *iyaa*. Nah, tapi yg spesial dari ujiannya Tuhan adalah... Tuhan ngasih kita Roh Kudus, yg bakal ngenolong kita ngadepin ujian tsb. Jadi sama aja kaya ulangan open book, kalo ulangan open book kita nyari jawaban lewat buku, kalo sama Roh Kudus kita bisa nanya aja aja. Tapi yang jadi masalah hari-hari ini adalah kita sering lupa akan kehadiran Roh Kudus. Jadinya kita malah sering ngandalin diri kita sendiri dan itulah alasan kenapa kita gagal *jawabanbuatyangtadi* 👆🏽
Yeremia 17:5
"Beginilah firman TUHAN: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!"
Tapi ga semua alasan kegagalan kita adalah mengandalkan diri kita sendiri. Terkadang terdapat 'benalu' didalam hidup kita. Benalu ini menghambat kita untuk naik level, maka itu benalu ini harus kita singkirkan 💣 *booooom*
'Iya, tapi benalu ini apa?' Benalu ini adalah sesuatu yang harus kita lakukan, benalu ini adalah suatu tugas kita yang tidak kita laksakan. Iya, kita menyampingkan tugas kita ini. Kita pikir 'ah, gapapa lah nanti aja dulu, Tuhan jg tau sy ga sempat' atau 'Tuhan jg tau sy ga bisa, jd ga usah lah'. Misal nih, Tuhan udh ingetin berulang2 kali ttg mengasihi, memang kamu mengasihi keluarga kamu, temen2 kamu, tapi kamu ga mengasihi musuhmu, kamu menyimpan benci dan rasa ga suka sama mereka. Padahal udh Tuhan ingetin loh....
Matius 6:27
"Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu"
Benalu ini bahaya bgt loh temen2, karena benalu ini akan menyerap damai sejahtera kita, menyerap 'kehausan' kita sama Tuhan. Benalu ini buat kita 'kering', namanya aja benalu, nyerap nutrisi dari induknya. 'Terus gimana caranya ngelepas benalu tsb?' Lakukan tugasmu. Lakukan apa yang Tuhan perintahkan sama kamu, lakukan dengan segenap hati, lakukan untuk Tuhan.
Kolose 3:23
"Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia"
'Tapi susah, sulit, ga mungkin sy bisa'. Minta pertolongan Roh Kudus, ketika benalu itu mulai menarik kita semakin jauh dari Tuhan, menjeritlah meminta pertolongan 'Roh Kudus, tolong saya. Saya ga mampu, saya ga mampu untuk melepas benalu ini. Tolong saya, Roh Kudus'. Percaya, Roh Kudus pasti nolong kita, saya sendiri udah pernah ngalaminnya kok temen2. Dulu sy itu gamer bgt, sy selalu asik sendiri dengan dunia game sy, tapi kemudian Tuhan bilang sy untuk keluar dari zona tsb. Susah mmg, sulit bgt, tapi kemudian Roh Kudus menolong saya.
Ingat kembali, kenapa Tuhan mau kita level up ? Agar kita semakin serupa denganNya.
Kejadian 1:26
"Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi"
Karena sebenarnya itulah kita, serupa dan segambar denganNya. Dosa-lah yang memisahkan kita dari Dia, kedagingan kita itu yang menjauhkan kita dari Dia. Inget yah kawan2, daging itu lemah tapi roh itu penurut.
Markus 14:38
Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan; roh memang penurut, tetapi daging lemah"
Ayoo, berlomba-lomba untuk semakin dekat denganNya, karena kedatanganNya udah ga lama lagi. Ia begitu baik, makanya kita sekarang ini hidup di 'waktu kasih karunia'. Karena sebenarnya waktuNya telah tiba, tapi Ia masih memberikan waktu untuk kita supaya kita masih bisa datang sama Dia.
Hayook, berjuang dengan tetap mengandalkanNya agar pada saat pengangkatan kita diangkat bersama-sama dengan Dia 😇
![]() |
| http://www.theneweconomy.com/wp-content/uploads/2014/09/Games-controller.jpg |
